Kontraktor & interior
01 / Studi konsepDari galeri proyek ke percakapan yang relevan.
Menyusun website kontraktor agar calon klien memahami jenis pekerjaan, proses, dan informasi yang perlu disiapkan sebelum meminta penawaran.
- Audiens
- Pemilik rumah & pelaku usaha
- Fokus studi
- Struktur informasi & alur konsultasi
- Status
- Konsep mandiri · Bukan proyek klien

01 / Konteks
Mulai dari pertanyaan yang tepat.
Dalam skenario ini, sebuah kontraktor mengandalkan foto hasil pekerjaan untuk memperkenalkan bisnisnya. Calon klien bisa melihat bangunan yang menarik, tetapi belum memiliki cukup konteks untuk menilai kesesuaian layanan. Studi ini merancang cara menghubungkan bukti pekerjaan dengan kebutuhan pengunjung.
Apa yang perlu diketahui calon klien sebelum percakapan tentang harga dimulai?
02 / Keputusan desain
Apa yang diubah, dan mengapa.
Berikan konteks pada setiap proyek.
Foto saja belum menjelaskan jenis pekerjaan dan peran kontraktor.
Kelompokkan proyek menurut kebutuhan—rumah, villa, dan ruang usaha—lalu tampilkan lingkup, tantangan, serta keputusan utama pada halaman detail.
Pengunjung dapat membandingkan proyek berdasarkan kebutuhan mereka, bukan hanya gaya visual.
Jelaskan proses sebelum meminta komitmen.
Pengunjung belum tahu bagaimana brief berubah menjadi pekerjaan di lapangan.
Susun tahapan dari konsultasi, penetapan lingkup, perencanaan, pelaksanaan, hingga serah terima. Jelaskan keluaran dan keputusan pemilik pada tiap tahap.
Informasi ini memberi konteks untuk membahas jadwal dan tanggung jawab tanpa menjanjikan durasi yang belum diperiksa.
Bawa konteks proyek ke konsultasi.
Tombol kontak umum memberi sedikit petunjuk tentang informasi yang perlu disiapkan.
Akhiri halaman dengan panduan singkat: jenis bangunan, tahap kesiapan, kebutuhan ruang, serta kisaran anggaran untuk didiskusikan.
Percakapan pertama dapat dimulai dari kebutuhan yang lebih spesifik.
03 / Alur pengunjung
Satu langkah membawa ke langkah berikutnya.
Urutan yang diusulkan menghubungkan kebutuhan awal pengunjung dengan percakapan bersama penyedia layanan.
- 01Kenali layanan
- 02Tinjau proyek relevan
- 03Pahami proses
- 04Siapkan brief konsultasi
04 / Hasil studi
Kerangka yang bisa ditinjau.
- Struktur halaman layanan dan proyek berdasarkan jenis kebutuhan.
- Kerangka cerita proyek: konteks, lingkup pekerjaan, keputusan, dan dokumentasi.
- Panduan konsultasi yang menjelaskan materi awal yang perlu disiapkan.
Yang perlu diuji berikutnya
Ini hasil penyusunan konsep, bukan hasil bisnis yang sudah terukur. Evaluasi berikut diperlukan sebelum menilai efektivitasnya:
- Dapatkah pengunjung menemukan proyek yang relevan dengan kebutuhannya?
- Apakah lingkup dan tahap pekerjaan dipahami sebelum membuka kontak?
- Apakah calon klien mengetahui informasi yang perlu disiapkan?
Langkah berikutnya
Ada kebutuhan serupa pada bisnis Anda?
Ceritakan kebutuhan Anda. Kita mulai dari percakapan yang sederhana.